Tampilkan postingan dengan label Keripik/Kerupuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keripik/Kerupuk. Tampilkan semua postingan

Seblak Basah



Bismillah...

Ketika mudik tahun lalu saya sempat mencoba bikin sajian seblak basah makanan bertumis dari bahan krupuk aci dari daerah Sunda khususnya Bandung dan sekitarnya. Waktu itu sepertinya memang sedang trend kuliner ini deh...dan seperti biasa saya juga ikut penasaran dengan rasa makanan dari bahan krupuk aci yang super pedas tersebut.

Resep dari hasil googling...berjumpa dengan seblak basah dari "FEMINA Online". Alhamdulillah setelah mencoba resep seblak basah dari Femina hilang sudah rasa penasarannya...sudah bisa mencicipi rasa seblak basah dari krupuk aci/tapioka. Sehingga akhirnya jadi sering bikin juga setelah tahu nikmatnya seblak basah yang pedasnya bikin lidah membara.

Sebenarnya makanan ini biasa saja yaa, hampir mirip masakan mie goreng gitu deh, hanya beda dibahan utamanya dan sedikit beda dalam bumbunya, jadi bedanya cukup banyak juga yaa...bisa aja, he he hee...

Ya sudah yuk...kita tengok resep seblak basah yang sudah saya bikin dan tentunya sedikit saya rubah sesuai selera dan ketersediaan bahan yang ada di dapur kecil saya. Harap maklum...saya dan keluarga kurang suka masakan yang terlalu pedas, makanya diresep ini saya mengurangi agak banyak cabe rawitnya, dan mengganti dengan saos sambal saja.


Seblak Basah
Source: Femina Online
Modified: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
250 g kerupuk warna oren (krupuk bubur ayam)
3 sdm minyak sayur
1/2 buah bawang bombay iris tipis
1 buah cabe merah iris serong
1 butir telur ayam, kocok lepas
1 batang daun bawang, iris halus
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdm saos sambal
1 sdm saos tiram
250 ml air panas

Bumbu Halus:
5 buah cabai rawit merah (sesuaikan selera pedasnya)
3 siung bawang putih
1 sdm udang ebi rendam dalam air panas, tiriskan
5 cm kencur
2 butir kemiri

Bahan Pelengkap:
Bawang merah goreng untuk taburan (kalau suka)


Cara Membuat:
1. Rendam kerupuk dalam air putih hingga mekar (± 1 - 2 jam), tiriskan. Sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus dan bawang bombay hingga harum.  Masukkan kerupuk basah dan cabe merah iris, aduk rata.
3. Tuangkan telur kocok, aduk cepat hingga berserabut dan matang. Tambahkan bawang daun, saos tiram, saos sambal, garam, dan gula pasir, aduk rata. Boleh ditambah kecap manis jika suka lebih terasa pedas manis.
4. Tuang air panas agar seblak berkuah nyemek2, masak sejenak hingga semua bahan matang.
5. Angkat dan sajikan dengan bahan taburan bawang goreng.

#Note:
- Kalau ingin bikin seblak basah lebih ramai isinya dan lebih bergizi, bisa ditambahkan isiannya dengan irisan bakso, sosis, cekernya ayam yang sudah direbus dulu hingga empuk, atau ditambahkan sayur mayur seperti kobis, wortel, dan sawi, jadi makin meriah seblak basahnya.
- Tidak hanya krupuk aci/tapioka saja yang bisa jadi bahan utamanya, kita bisa berkreasi membuat seblak basah dengan menggunakan krupuk ikan atau krupuk udang, pasta makaroni, pasta spagheti, bisa pakai mie basah atau mie kering, dan kwetiau basah atau kering. Sesuaikan selera dan ketersediaan bahan yang ada di rumag, yakin deh...InsaAllah dijamin tetap nikmat dan nendang rasanya.

PEMPEK NASI



Kembali ide datang ketika dalam kesempitan...begitulah kiranya, disaat kepepet tak berdaya terhadap suatu masalah atau problem, secara mendadak tanpa disadari dalam sekejap ada sekelebat bayangan dalam pikir kita dan akhirnya menjadi solusi yang mampu memecahkan persoalan tersebut. He hee...padahal hanya masalah nasi yang tersisa yaa, sepertinya bukan masalah besar deh bu ibu...hingga muncul ide dadakan yang terpaksa diunduh.

Di bawah ini saya punya cara sederhana dan mudah untuk memanfaatkan nasi yang mungkin sudah tidk ingin dijadikan menu makan, daripada tersia2kan...dan kadang berakhir di bak sampah. Lebih bermanfaat bila bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang lebih berharga, seperti menjadi pempek nasi seperti yang saya bikin.


Pempek Nasi
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
- 1 kg nasi mateng sisa masak kemaren dan saya panaskan lagi di microwave. Bisa juga di kukus di dandang/kukusan sehingga nasi panas kembali.
- Untuk bumbu halus dari bawang merah 5 butir, bawang putih 5 siung, garam secukupnya, gula pasir sedikit.
- Air putih panas kira2 setengah gelas (tergantung nasinya ya..lembek atau keras, jadi air bisa kurang atau lebih sedikit). Kalau nasi sudah agak lembek mending gak usah ditambah air lagi.
- Pakai tepung tapioka 250 gr+ tepung terigu 50 gr. Dan 100 gr tepung tapioka untuk melumuri tangan saat membentuk adonan pempek.


Cara Membuatnya:
- Nasi panas dikasih bumbu halus dan tepung terigu lalu disiram air panas, aduk dengan centong krn masih panas, kalau sudah anget uleni dengan tangan sampai nasi tercampur rata dg bumbu dan halus.
- Lalu masukkan tepung tapioka, uleni lagi dengan tangan sampai adonan tercampur rata, yang agak lama ya..biar nasinya jadi hancur dan lembut.
- Siapkan tepung tapioka cadangan untuk melumuri kedua telapak tangan, lalu ambil adonan pempek nasi dan bentuk2 sesuai selera, karena adonan super lengket maka selalu lumuri tangan dengan tepung tapioka.
- Rebus pempek nasi di air mendidih yang sudah dituangi minyak goreng, masak sampai mengapung, angkat. Dinginkan...lalu goreng, hidangkan dengan kuah cuko.


# Note:
- Agar saat digoreng pempek tidak lengket dan menempel satu sama lain, gulingkan pempek nasi yang akan digoreng ke dalam tepung terigu, sehingga pempek nasi terbalur tepung terigu. Lalu goreng pempek nasi hingga matang kunng kecoklatan dan tidak lengket.
- Selain menjadi kudapan pempek nasi yang lumayan enak dan mengenyangkan, hasil pempek nasi ini bisa juga dijadikan kerupuk nasi. Kerupuk nasi rasa bawang yang mekar, gurih dan renyah...kerupuk yang sehat tanpa bahan tambahan pangan yang membahayakan tubuh kita. Sehingga sangat aman di konsumsi anak2 kita.
- Caranya: setelah pempek nasi di rebus hingga matang dan di dinginkan, simpan pempek nasi di dalam kulkas selama semalam. Setelah dikeluarkan dari kulkas, pempek nasi akan menjadi keras dan memadat, iris tipis2 lalu tata dia atas nampan dan jemur hingga kering.
- Gambar kerupuk belum saya tampilkan yaa, maaf...belum sempat di foto. Masih belum nggoreng lagi, ntar kalau sudah saya goreng InsaAllah segera saya posting.


Selamat Mencoba...Semoga Bermanfaat.

Kue Akar Kelapa Keju



Saya punya sebuah cetakan kue yang berasal dari India, belinya di super market Lulu. Nama cetakan itu adalah Maruku, dan maruku itu adalah kue kering atau jajanan gorengan cemilannya orang India. Ternyata alat tersebut juga bisa digunakan untuk membuat kue akar kelapa.

Dibawah ini saya tunjukkan cetakan kue marukunya, dibuat dari bahan kuningan. Alatnya sederhana sekali, tapi bisa digunakan untuk mencetak kue bentuk bintang, bisa juga digunakan untuk membuat mie berdiameter kecil, sedang dan tipis lebar. Jadi ceritanya cetakan ini sebenarnya sangat multifungsi...tergantung kemampuan kreatifitas kita dalam memanfaatkannya.



Cetakan Kue dari bahan kuningan made in India: MARUKU


Kue akar kelapa yang pernah saya cicipi dimana dulu saya pernah tinggal (di Cilegon-Banten) rasanya agak manis dan didalam kuenya ada butiran2 wijen putih. Tetangga saya sering membuat kue akar kelapa, jadi saya suka melihatnya saat beliau membuat kue ini. Saat lebaran tiba...kue akar kelapa banyak dihidangkan untuk sajian dimeja tamu. Karena anak2 saya lebih suka kue yang berasa gurih, maka saya coba bikin kue akar kelapa keju yang asin dan gurih.

Resepnya sangat sederhana dan bahan2nya cukup mudah didapatkan. Untuk mencetaknya bisa juga menggunakan cetakan kue kering yang jika ditekan bunyinya klik klik...seperti merek "Sawa" yang saya ingat karena ibu saya pernah punya... atau bisa juga dengan menggunakan spuit bintang yang agak kecil dan dimasukkan dalam plastik segitiga, lalu masukkan adonan didalam plastiknya, kemudian tekan hingga adonan keluar dari spuit bintang.






Kue Akar Kelapa Keju
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
250 gr tepung ketan putih
50 gr tepung tapioka
50 gr keju cheddar parut
1/2 sdt garam
3 butir telur kocok lepas
50 ml air santan kental (bisa pakai santan instan)

Cara Membuat:
1. Campur semua bahan kering, yaitu tepung ketan putih, tepung tapioka, keju parut dan garam dalam wadah/baskom. Aduk semua bahan hingga rata.
2. Tuangkan telur kocok dan air santan ke dalam campuran tepung, aduk dan uleni hingga adonan menjadi kalis. Diamkan atau istirahatkan adonan selama sekitar 15 menit.
3. Siapkan wajan penggorengan yang sudah diberi minyak goreng, lalu panaskan.
4. Masukkan adonan kedalam cetakan, lalu tekan atau putar cetakan diatas wajan hingga adonan keluar jatuh ke dalam minyak goreng yang belum terlalu panas (nyala kompor kecil saja)
5. Kemudian goreng kue akar kelapa dengan nyala api kompor sedang hingga matang kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.

Membuat Kulit Pangsit Sendiri (Homemade Wonton Wrappers)



Alhamdulillah...
Akhirnya saya berhasil juga membuat kulit pangsit sendiri di dapur griya khayangan ini. Sudah agak lama sih eksperimennya, tapi baru sempat entering di blog. Beberapa hari ini memang lagi tidak in the mood buat writing and thinking about anything, badan lagi tidak dalam kondisi enak alias lagi ambruk karena flu berat.

Malam ini kebetulan bisa duduk manis di depan laptop...dan jari2 ini rasanya ingin segera menuntaskan semua yang belum tertunaikan. Mengalirlah dengan sendirinya seolah ide itu muncul begitu saja buat dituangkan. Begitulah...jika kita ingin menulis, tak perlu menanti datangnya ide...ketika kita memulai menulis ide akan hadir sendiri tanpa harus berfikir keras mencari. Janganlah menulis menunggu datangnya ide...Menulislah sesuai dengan apa yang kau pikirkan...maka ide itu akan datang dengan sendirinya, kalimat ini diucapkan oleh guru bahasa saya saat masih duduk di bangku smp. Dan ucapan beliau hingga kini masih sangat melekat dibenak hati saya. He he hee...yuk mari merangkul semangat tuk menulis sesuatu yang bermanfaat *!*

Oh iya, saya kan mau sharing tentang cara membuat kulit pangsit hasil eksperimen kemaren. Kulit pangsit bikinan saya ini bisa juga diaplikasikan untuk kulit siomay dan kulit wonton soup atau kulit dumpling.  Setelah searching...browsing dan blog walking, saya menemukan sesuatu yang saya cari, yaitu resep pembuatan kulit pangsit. Resepnya sangat sederhana dan mudah diikuti, dengan bahan yang juga sangat simpel dan mudah didapat. Hasil kulitnya pun cukup renyah dan garing...krispi dan gak keras. Sumber resep saya adaptasi dari *The Little Teochew*, silahkan dipelajari.

Nah...yang saya tuliskan dibawah ini adalah hasil modifikasi dalam pembuatan kulit pangsit ala saya. Hanya sedikit merubah komposisi tepung terigu dengan menambahkan tepung tapioka, agar menghasilkan kulit pangsit seperti yang saya inginkan.  Qadarullah...bi idznillah berhasil dengan baik.



Setelah digoreng, hmm...pangsit goreng isi udang. Hasilnya renyah dan gurih, garing  kriuk kriukk 


Homemade Kulit Pangsit 
Source: The Little Teochew
Modified: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
250 gr tepung terigu
1 sdm tepung tapioka
130 ml air panas
1 sdm minyak goreng
1/2 sdt garam halus


Cara Membuat:
1. Siapkan mangkok/wadah, masukkan tepung terigu+tepung tapioka+garam halus di dalamnya. Lubangi bagian tengah tepung, tuangkan minyak goreng.
2. Siramkan air panas kedalam lubang ditengah2 tepung. Aduk dengan cepat campuran tepung agar bercampur dengan air panas menggunakan sendok kayu hingga menjadi gumpalan adonan. Kemudian uleni adonan agar cukup kalis. Bila dirasa masih kurang air panasnya boleh ditambah sedikit sedikit aja sambil diuleni hingga kalis. (Jadi untuk jumlah air panas yang disiramkan tergantung kadar kekeringan tepung yang digunakan, kebetulan untuk resep saya cukup dengan air panas 130 ml).
3. Diamkan adonan agar beristirahat dan lentur selama kurang lebih 15-20 menit.
4. Giling adonan kulit pangsit dengan menggunakan pasta maker/gilingan mie. Tipiskan dari tingkat ketebalan no.1 hingga ketebalan no.5 atau no.6 (saya pakai ketebalan no.5).  Potong kotak 9x9cm atau bulat dengan diameter 10 cm. Taburi lembaran kulit pangsit dengan tepung terigu agar tidak lengket.
5. Kalau tidak ada gilingan mie, bisa menggunakan rolling pin/gilingan manual dari kayu. Caranya dengan membentuk bulatan2 kecil dari adonan (setiap bulatan kira2 seberat 15 gr). Giling dan tipiskan, kemudian cetak bulat dengan diameter 10cm, taburi tepung terigu agar tidak lengket satu sama lain jika ditumpuk. Bisa langsung digunakan atau disimpan dalam chiller.
6. Cara menyimpan ala saya agar kulit pangsit tidak lengket satu sama lain saat ditumpuk  yaitu dengan melapisi plastik tipis disetiap lembar kulit pangsit. Kemudian kulit pangsit dimasukkan wadah atau plastik kedap udara, simpan di dalam kulkas bisa awet kurang lebih seminggu. Kalau disimpan di freezer saya belum pernah coba...mungkin juga bisa lebih tahan lama, di coba saja.



Kulit pangsit homemade, siomay ini semakin menarik tampilannya setelah dibungkus kulit pangsit bikinan sendiri.


Selamat  Mencoba 

Cheese Stick



Ini resep cheese stick yang sering saya bikin, bahan2nya sederhana dan mudah membuatnya. Rasanya ngeju pastinya...dan teksturnya kremez2 krezz banget. Resepnya ini awalnya hanya iseng2 bikin sesuai feeling aja...dan ternyata koq ya enak dan cocok, dan yang penting disukai anak2 dirumah. Satu resep cheese stick saya ini bila sudah mateng bisa menjadi 500 gr...lumayan deh, daripada beli... bikin sendiri yuuk :)


Cheese Stick
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
250 gr tepung terigu
50 gr tepung maizena
150 gr keju cheddar parut (keju edam juga boleh, lebih enak)
1/2 sdt garam (sesuai selera asinnya, karena keju sudah asin)
1/2 sdt baking powder
2 sdm margarin
1 kuning telur kocok lepas
100 ml susu cair (secukupnya)
500 ml Minyak goreng

Cara Membuat:
1. Masukkan tepung terigu, tepung maizena dan keju parut kedalam wadah. Tambahkan garam, baking powder dan margarin, aduk semua bahan tersebut hingga tercampur rata.
2. Tuangkan kuning telur kocok, tambahkan susu cair sedikit demisik sambil diuleni hingga rata dan bergumpal (jangan sampai kalis seperti menguleni donat). Tutup adonan dengan plastik, diamkan sementara 15 menit.
3. Ambil adonan giling dengan pasta maker, kemudian potong ukuran sesuai selera.
4. Goreng pada minyak goreng panas hingga matang kekuningan. Tiriskan hingga dingin, lalu simpan didalam toples.