Tampilkan postingan dengan label Snacks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Snacks. Tampilkan semua postingan

Martabak Telur Isi Kentang



Bismillah...

Salah satu variasi membuat isian martabak telur adalah dengan membuat isian dari kentang, saya sering membuat martabak telur dengan isi kentang. Karena saya suka dengan rasa dan tampilan martabak telur ini, dengan isian kentang martabaknya jadi terlihat gendut menul2 dan gak peyot setelah dingin habis di goreng.

Membuatnya isiannya juga mudah lho...tanpa harus menambah daging cincang, jadi lebih simpel dan irit bahan. Rasanya tidak kalah yahud dibanding dengan martabak telur yang berisi telur dan tumisan daging. Bisa jadi menu jajanan untuk sajian saat pengajian, arisan atau acara kumpul2 bersama saudara dan sahabat. Mudah bikinnya, murah meriah...tapi dijamin gak akan cukup jika hanya mencicip satu biji.


Martabak Telur Isi Kentang
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Kulit Martabak:
250 gr tepung terigu
1 sdm tepung maizena
1 sdm air kapur sirih
550 ml air putih (jika masih kental tambahkan air putih)
1 sdt garam halus
2 sdm minyak goreng

Bahan Isian:
500 gr kentang kukus, potong dadu 1x1 cm
2 batang daun bawang iris halus
2 butir telur kocok lepas
1 sdt bumbu kare bubuk
1/2 buah bawang bombay cincang halus
5 siung bawang putih cincang halus
1 sdt lada halus
1 sdt garam (secukupnya)
1/2 sdt gula pasir (sesuai selera)
2 sdm minyak goreng untuk menumis




Cara Membuat:

1. Buat kulit martabak:
- Campur tepung terigu dan tepung maizena kemudian tuangi air kapur sirih dan air putih sedikit demi sedikit hingga air putih habis.
- Aduk dengan wisker hingga rata dan licin. Tambahkan garam dan minyak goreng, aduk lagi hingga membentuk adonan yang benar2 halus.
- Lalu dadar diatas pan dadar anti lengket diameter 20 cm hingga matang. Sisihkan.

2. Membuat Isian:
- Panaskan minyak goreng, lalu tumis bawang putih cincang dan bawang bombay cincang hingga layu dan harum.
- Masukkan kentang kukus yg sudah di potong  dadu, aduk rata. Taburkan daun bawang, masukkan lada halus, garam, gula pasir dan bumbu kare bubuk, aduk rata.
- Tuangkan telur kocok, aduk hingga telur bercampur dengan kentang kukus. Memasak kentang kukus dan telur kocok jangan terlalu lama, cukup sampai telur terlihat mengental dan menempel di kentang kukus. Segera angkat dan matikan kompor.

3. Penyelesaian:
- Ambil selembar kulit martabak, isi dengan dengan sesendok adonan kentang dan lipat hingga tertutup rapi.
- Goreng martabak kentang hingga matang kuning kecoklatan.
- Sajikan dengan kuah cuko pempek, acar ketimun atau dengan cocolan saos sambel botol dan cabe rawit.

Karipap Pusing (Spiral Curry Puff)



Bismillah...

Hanya ingin tampilkan hasil kreasi sendiri, membuat kue pastel spiral atau karipap pusing...
Alhamdulillah setelah sering membuat kue pastel keong ini jari jemari saya semakin terampil menggiling melipat menggulung dan memilin karipap pusing, meskipun belum terlalu sempurna juga hasilnya...tak mengapa. Jadi sebenarnya membuat kue ini tidak bikin kepala pusing, malah membuat perut kenyang lho...
He he hee...

Harus penuh kesabaran, ketelitian dan ketelatenan dalam pembuatannya...
Pada akhirnya akan memperoleh hasil karya yang maksimal, dan tak pernah merasa lelah untuk mencoba lagi bila mengalami kegagalan...

Resep kue pastel spiral atau kue pastel putar bisa dilihat *disini*, dan step by stepnya pun sudah saya ikut sertakan di dalamnya.

Selamat Bereksperimen...

Risoles Isi Ragout Makaroni




Bismillah...

Salah satu varian resep risoles dari dapur saya adalah "Risoles Isi Ragout Makaroni"...
Menjadi menu cemilan buat keluarga saya, dan kadang juga dibuat menu bekal sekolah anak saya.
Rasanya yang pasti enak sekali...dengan isian ragout yang sangat creamy, lembut berpadu dengan aroma daging asap yang khas dan citarasa mayones yang asam gurih dan manis begitu kental terasa dilidah.
Pokoknya dijamin gak akan cukup hanya mencicipi satu biji deh...bisa jadi nambah satu dan satu lagi, ha ha haa...

Oh iyaa...untuk isian ragout ini saya menggunakan smoked beef (daging asap lembaran), tapi tentu saja tidak baku dan harus memakai daging asap. Jika gak ada daging asap, bisa diganti dengan daging ayam atau daging sapi cincang. Bahkan bisa dengan menggunakan ikan tuna kalengan, nikmat juga lho...monggo dicoba kalau belum yakin. He hee...

Okk, let's go... mari kita langsung menuju lokasi untuk ceki-ceki resep yang sudah saya tulis...


Risoles Isi Ragout Makaroni
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan Kulit:
300 gram tepung terigu protein sedang
400 ml susu cair
400 ml air putih matang
3 butir telur
1 sdt garam halus
2 sdm minyak goreng

Bahan isi:
150 gram makaroni elbow, rebus hingga matang, tiriskan
150 gr daging asap potong kotak/dadu kecil
2 buah wortel, potong dadu, rebus hingga matang
3 sdm mayones
1 bawang bombay, cincang
5 siung bawang putih, cincang
3 sdm mentega untuk menumis
4 sdm tepung terigu
750 ml susu cair
1 sdt merica bubuk
1 sdt pala bubuk
1 sdt oregano
1 batang daun bawang potong halus
1 batang daun seledri potong halus
4-5 sdm gula pasir (risoles ini agak manis, jika kurang suka manis kurangi saja gulanya)
garam secukupnya
3 sdm margarin/minyak goreng

Bahan Pelapis:
1 butir telur kocok lepas
2 sdm tepung terigu
sedikit garam
100 ml air putih (secukupnya, sampai pas kekentalannya)
===> Aduk semua bahan menjadi satu hingga halus dan licin
100 gr tepung panir/tepung roti yang kasar (tepung panko)




Cara Membuat Kulit:
1. Masukkan tepung terigu ke dalam baskom, lubangi tengahnya...pecahkan telur ditengah lubang...aduk2 dengan wisk (alat pengaduk) kemudian masukkan susu cair sedikit2 sambil terus diaduk pelan2 hingga tepung tercampur rata.
2. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk dengan wisker, sehingga larutan menjadi halus dan licin. Tambahkan garam dan minyak goreng.
3. Aduk-aduk kembali kalau belum licin, jika masih bergerindil bisa disaring supaya adonan menjadi halus dan licin.
4. Panaskan wajan dadar anti lengket, olesi wajan hanya pertama kali saja dengan minyak goreng memakai kuas tipis2.
5. Tuangkan 1 sendok sayur, tunggu hingga matang. Lalu pindahkan di atas piring lebar, lakukan hingga adonan kulit habis.




Cara Membuat Isi:
1. Tumis bawang putih dan bawang bombay dengan margarin sampai harum dan layu.
2. Masukkan tepung terigu, aduk hingga rata dan bergumpal.
3. Tuangkan susu cair sedikit demi sedikit, aduk hingga semua tercampur rata dan licin/tidak bergumpal.
4. Masukkan, wortel rebus, daging asap, mayones, makaroni dan bumbu2 lainnya. Koreksi rasanya.
5. Aduk-aduk ragout hingga tercampur rata, mengental dan meletup-letup, angkat dan dinginkan.




Penyelesaian:
1. Ambil selembar kulit dadar, isi dengan isian satu sendok makan, lipat seperti biasa membuat lipatan risoles..gulung.
2. Celupkan ke dalam larutan telur, gulingkan ke tepung panir, lakukan hingga semua selesai dipanir.
3. Goreng dengan minyak panas sedang, hingga matang. Sajikan dengan saus sambal atau cabe rawit hijau.

Kue Pastel



Kue Pastel...sudah jadi menu cemilan setiap saat dari keluarga saya. Karena semua yang ada di rumah suka dengan jajan gorengan yang spesial ini. Jadi buat saya...membuat kue pastel itu hampir sering deh, terutama kalau pas lagi week and dan gak pergi kemana-mana. Selalu siap sedia dengan kue pastel...kadang dibentuk seperti biasanya yang standar, lipat setengah lingkaran lalu pilin2. Atau saya bikin yang model bulat seperti foto di atas, hanya kalau  yang di bentuk bulat seperti itu agak membutuhkan waktu lamaan di banding yang setengah lingkaran. Tapi tampilan kue pastelnya jadi lebih terlihat cantik dan seksi yaa...he he heee...

Cara membentuk kue pastel bulat, dengan menipiskan adonan kulit pastel sebanyak 2 lingkaran yang sama diameternya (diameter antara 8-9 cm), lalu isi satu bagian kulit dengan isian kue pastel, tutup dengan selembar lagi kulit kue pastel satunya, lalu pilin dengan jari2 secara melingkar. Cukup mudah kan...




Resep kulit pastel ini sudah paten sekali buat saya, gak ingin pindah ke lain resep. Saya sudah merasa pas dan cocok, karena hasil uji cobanya melewati banyak energi...waktu, tenaga, dan isi dompet pastinya. Berulang-ulang sampai dapat takaran yang pas sesuai selera seperti yang saya inginkan. Kulit pastelnya renyah, tapi lembut...setelah dingin tidak keras atau alot/liat kalau di gigit. Dan digilingnya pun sangat ringan, tidak seperti kulit pastel lain yang kadang2 kalau digiling melar terus tiba2 menciut (eits, bahasanya gimana ya...elastis gitu lho..).

Untuk resepnya ada di link resep kue pastel yang sudah pernah saya share di blog ini yaa...
Silahkan klik resepnya *disini*
Dan mudah2an juga cocok dengan resep kue pastel saya...matur nuwun :)

WINGKO BABAT



Jika mendengar kata wingko, saya jadi ingatnya bukan ke jajanan ini...yang saya bayangkan adalah wingko itu pecahan dari genteng yang terbuat dari tanah liat. Itulah sebenarnya asal kata wingko di daerah Jawa, wingko sering dibuat mainan anak2 pada masa saya kecil dulu bersama teman2. Tapi saya gak perlu cerita tentang permainan dengan wingko itu yaa...yang akan kita ceritakan dan bahas kali ini wingko sejenis jajanan tradisional dari daerah Jawa. Mungkin karena jajanan ini penampilannya coklat agak ada efek2 gosongnya gitu, jadi orang2 bilang pada saat itu koq makanan kayak wingko, hehee...sekedar bereka yasa tentang asal usul munculnya nama kue wingko.

Balik ke resep wingko babat, sebelum menghasilkan kue yang pas dan enak hasilnya...beberapa kali saya mencoba bikin kue ini. Kunci kelezatan dari kue wingko ini terletak pada kesegaran dan kualitas bahan2 yang akan digunakan. Saya meyakini wingko babat yang diproduksi di Semarang dan di Babat Lamongan pasti menggunakan bahan2 yang terpilih dan berkualitas baik. Misalnya tepung ketan mereka menggiling sendiri, kelapa parut yang segar dan setengah tua, santan kelapa juga fresh baru diperas. Sementara karena saya tinggal di Middle East, ketersediaan bahan2 itu semua dalam keterbatasan. Untuk tepung ketan sudah ada di super market dalam kemasan, kelapa parut ada tapi dalam bentuk frozen/beku...kelapa parutnya agak tua. Untuk santan ada santan bubuk dan kalengan, dalam penggunaan santan di pembuatan kue wingko ini saya memakai kelapa parut frozen kemudian saya peras menjadi santan. Saya berusaha semaksimal mungkin ingin menghasilkan kue wingko yang benar2 mirip dengan kue wingko yang sering saya nikmati ketika pulang kampung.

Dari jerih payah saya berulang kali menguji coba dan memperbaiki resep kue wingko ini, pada akhirnya saya merasa cukup puas dan senang. Menurut suami saya kue wingkonya sudah mendekati enaknya kue wingko asli dari kampung...meskipun tak sama persis, tapi sudah enak, lembut dan kres2 kelapanya terasa gurih, aromanya wangi vanili khas kue wingko yang dipanggang. Bahkan kue ini sudah di icipi ibu2 tetangga saya...waktu itu saya bikin untuk acara ulang tahun anak tetangga satu apartement. Para beliau yang mencoba icip2 kue wingko...pada menyatakan "wah kue wingkonya mantab mbak Ita", sudah mirip kue wingko aslinya.

Alhamdulillah...mudah2an ke depannya saya bisa lebih memperbaiki resep kue wingko ini bila memang belum terlalu sempurna, semoga memberi manfaat dan menginspirasi buat yang membaca blog sederhana saya.


Wingko Babat 
Resep: Ita-DapurGriyaKhayangan

Bahan:
150 gr tepung ketan putih
50 gr tepung tapioka
400 gr kelapa parut setengah tua, kukus
250 gr gula pasir
2 sdt vanili bubuk
1/2 sdt garam
300 ml santan kental rebus dengan daun pandan, biarkan hangat
1 butir telur kocok lepas
1 sdm minyak goreng

Cara Membuat:
1. Campur dalam wadah: tepung ketan putih, tepung tapioka, kelapa parut setengah tua kukus, gula pasir, vanili bubuk, dan garam. Aduk semua bahan dengan tangan sambil diremas2 hingga tercampur rata.
2. Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit, dengan tetap diaduk menggunakan tangan sambil diremas2 agar gula larut dan adonan tercampur rata.
3. Masukkan telur dan minyak goreng, aduk lagi hingga adonan wingko tercampur rata dan kental.
4. Siapkan panggangan cetakan kue lumpur, olesi tipis2 dengan minyak goreng jika cetakannya jarang dipakai (biasanya suka lengket), panaskan cetakan dengan api kecil. Tuang 2 sdm adonan wingko ke dalam cetakan, tutup cetakan, balik wingko jika bagian bawahnya sudah kuning kecoklatan, panggang hingga semua sisi berwarna kuning kecoklatan dan matang merata.




# Tips:
- Sisa ampas kelapa parut yang dibuat santan kental bisa sekalian dimasukkan ke dalam adonan wingko, sehingga semakin banyak kelapa parut semakin empuk dan gurih. Sayang ampas kelapanya kalau dibuang...bisa dimanfaatkan.
- Kalau tidak ada cetakan kue lumpur, bisa pakai loyang kotak/persegi panjang lalu diolesi minyak goreng dan dialasi daun pisang atau kertas roti/baking paper kemudian di oven sampai matang.
- Jika menggunakan oven listrik, bila sudah mau matang nyalain api atas...supaya bagian atasnya kecoklatan.
- Agar penampilan lapisan atas kue wingko berwarna kuning keemasan, bisa diolesi dengan kuning telur.


Selamat Mencoba :)